DPU Papua Barat Laksanakan Rakornis Bidang ke PU-an

Ditjen Cipta Karya Tata Kawasan Strategis Mariat
23/04/2018
Presiden Kunjungi Lokasi Padat Karya di Kokoda
23/04/2018

DPU Papua Barat Laksanakan Rakornis Bidang ke PU-an

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Papua Barat menggelar rapat koordinasi teknis bidang ke PU-an se Provinsi Papua Barat di Manokwari selama dua hari, (4-5) April 2018. Kegiatan dihadiri oleh Kementerian PUPR yang diwakili Direktur Keterpaduan Infrastruktur dan Permukiman (KIP), Dwityo Akoro.

Kegiatan ini dibuka oleh Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan dan menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat penting dilakukan guna mensinkronkan kegiatan-kegiatan bidang ke PU-an di Papua Barat.

Gubernur mengungkapkan, membangun Papua Barat tidak mudah, butuh perencanaan yang baik, koordinasi, komunikasi dan juga sinkronisasi program yang baik antara pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten/kota. Dengan begitu, bisa mendapatkan masukan dari kabupaten kota dengan RPJMD 2017-2022 dan mengacu RPJM Nasional dan RPJMD kabupaten/kota.

Pada kesempatan ini, Gubernur juga berpesan agar daerah memaksimalkan anggaran yang ada dan tidak selalu tergantung dengan pemerintah pusat. Jika tidak mampu barulah menyampaikan permohonan ke pusat. Gubernur juga meminta agar dapat bekerja dengan hati dan segera menyelesaikan pembangunan infrastruktur dasar yang dibutuhkan masyarakat.

Diakhir sambutannya, Gubernur mengintruksikan kepada dinas PUPR Papua Barat serta Balai Jalan, Balai Wilayah Sungai dan Satker Cipta Karya Kementerian PUPR di wilayah Papua Barat bahwa wajib mengalokasikan anggaran untuk dialokasikan kepada pengusaha asli Papua.

Rakornis bidang ke PU-an ini mengundangan sebagai peserta oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Papua Barat dan Kabupaten Kota, Kepala UPT Ditjen Kementerian PUPR yang ada di wilayah Papua Barat. Sementara pematerinya dari Kementerian PUPR yang diwakili oleh Direktur KIP Ditjen Cipta Karya, Ditjen Bina Marga, Bappenas dan Kementerian ATR. [Randal]

Comments are closed.